Pandangan Ulama' Al-Azhar terhadap tempat suci (Palestin).

Selasa, 15 Jun 2010


Apa pandangan ulama’ terhadap pembelaan bumi Palestin dan tempat suci, Masjid Al-Aqsa? Dilihat kepada suasana dan keadaan yang sedang berlaku di bumi palestin kini semakin dasyat, dengan penindasan keatas penduduk palestin tanpa henti, Sekatan bantuan dan lain-lain bantuan terus menerus disekat untuk sampai ke penduduk palestin.

Kesengsaraan yang dihadapi oleh penduduk di bumi palestin (gaza) khususnya kini hanya dirasai oleh meraka sahaja. Bekalan makanan, perubatan, dan lain-lain terus disekat. Penindasan dan penghinaan terhadapa orang islam semakin berlaluasa. Kematian yang terjadi, tidak dapat dihitung lagi. Ya Allah, Selamatkanlah dan bantulah serta peliharalah tempat suci dan bumi Palestin.. Amin..

Merujuk kepada Fatawa-fatawa dan pandangan para Ulama’ terhadap apa yang berlaku di bumi palestin…

Anggota Junior Research Academy dan Ketua Lembaga Syariah, DR. Muhamamd Mukhtar al-Mahdi mengecam sikap negara-negara Arab dan kebisuan negara Islam atas penodaan Zionis terhadap Masjid Al-Aqsha dan Ibrahimi.

Dalam pada itu, beliau mengkritik sikap resmi negara-negara Arab yang tidak beranjak dari sikapnya dalam menghadapi ancaman dari pihak Zionis terhadap tempat suci ummat Islam yang merupakan kiblat pertama ummar dan al-haram ketiga dalam Islam.  
Mahdi mengatakan, yang terjadi saat ini membuktikan tentang kelemahan bangsa Arab dan keberpihakan pada Barat. Disamping tidak adanya tujuan dan identitas mereka. Ia menegaskan semua pejabat di negara Islam maupun Arab tidak ingin mendapatkan Izzah dengan Islam.

Dalam pernyataannya, Isnin (8/3) mengatakan, kaum muslimin telah melupakan dan tidak ada kepekaan tentang permusuhan masyarakat barat terhadap Islam. Maka hal yang wajar bila mereka tidak terpengaruh dengan agresi maupun penodaan Zionis terhadap tempat suci ummat Islam.

Beliau juga menjelaskan, Al-Azhar adalah lembaga resmi agama. Oleh karena itu, ia tidak akan bergerak, kecuali bila negara bergerak. Palestina telah hilang tatkala kita kehilangan rasa simpati kepada mereka. Sebagaimana hilang rasa simpati bangsa Mesir kepada sesama saudaranya di Mesir. Atau Saudi Arabia sudah tidak peduli kecuali pada sesama warganya.

Di pihak lain, sosialasi badan pengajaran Universitas Al-Azhar mengecam sikap diam lembaga-lembaga resmi Arab dan Islam, ditengah berlanjutnya penodaan Zionis terhadap Al-Aqsha.

Dalam keteranganya mereka menegaskan, berlanjutnya kebisuan atas penodaan terhadap tempat suci ummat, mengungkap sikap “wahn” (cinta dunia dan takut mati) orang dalam menghadapi Zionis. Sikap pemerintah Mesir yang meminta faksi-faksi Palestina untuk berdamai dengan Israel dengan melakukan perundingan menunjukan tidak seriusnya Mesir terhadap agenda Arab dalam menghentikan kejahatan Zionis.

Lembaga ini meminta ummat Islam bergerak menyelamatkan al-A1qsha dan tempat suci ummat dan mengambil langkah-langkah konkrit dan secepatnya menghadapi agresi Zionis. (LINK)

0 ulasan:

Catat Ulasan